Program Ticket To Life, Pusat Dukungan APR Untuk Anak-anak dan remaja jalanan, Anak-anak dan remaja yang terkena dampak konflik atau bencana, Pengungsi, Pengungsi, Anak-anak dan remaja yang terkena HIV, Anak-anak dan remaja yang hidup dengan disabilitas, Anak-anak dan remaja yatim piatu atau dalam perawatan otoritas publik atau swasta, Etnis minoritas, Anak berkonflik dengan hukum yang berada di fasilitas remaja/pusat penahanan remaja di Kalimantan Tengah Indonesia
MISI DAN TUJUAN TICKET to LIFE
Proyek Ticket to Life (TTL) adalah proyek
unggulan yang sedang berlangsung yang dilaksanakan oleh Pusat Dukungan
Asia-Pasifik dari Organisasi Gerakan Pramuka Dunia. Terutama ditujukan untuk
mendidik anak-anak dan remaja dalam keadaan yang sangat sulit melalui Pramuka,
proyek ini saat ini sedang dilaksanakan di delapan negara di Kawasan
Asia-Pasifik: Bangladesh, India, Indonesia, Nepal, Pakistan, Filipina, dan
Thailand. Saat ini, ada 392 Pramuka di 12 Pasukan Pramuka di negara-negara ini
Tujuan
Proyek ini bercita-cita untuk memungkinkan
anak-anak dan orang muda terutama dalam keadaan sulit yang tinggal di negara
berkembang menjadi terintegrasi ke dalam masyarakat. TTL bertujuan untuk
membimbing anak-anak dan remaja ini, yang berusia antara enam dan 16 tahun,
dalam berbagai aspek seperti penemuan harga diri dan harga diri, pengembangan
karakter, eksplorasi diri dan semangat tim; memungkinkan mereka untuk
mengembangkan rencana dan memulai kehidupan yang bermakna melalui Pramuka --
mempersiapkan mereka sebagai orang dewasa yang bertanggung jawab.
Tujuan proyek
1.
Terus mendukung Pasukan Pramuka di delapan NSO dan terus maju di bawah
Skema Progresif Organisasi Kepanduan Nasional;
2.
Membentuk Pasukan Pramuka baru di delapan NSO di mana Proyek Ticket2Life
sudah ada, dengan peningkatan jumlah keanggotaan Pramuka; dan
3.
Perluas Proyek Ticket2Life ke lima NSO baru.
Sumber : https://www.scout.org/ticket2life
LPKA KELAS II PALANGKA RAYA TAK PERNAH PUAS, WUJUDKAN TERUS PEMBINAAN KEPRAMUKAAN BAGI ANDIKPAS
ANDIKPAS ANTUSIAS IKUTI KEGIATAN PRAMUKA
WEBINAR TTL 2021 BERSAMA KWARNAS 13-16 APRIL 2021
JAKARTA –
Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Mayjen TNI (Purn) Dr.
Bachtiar, S.IP, M.A.P, Jum’at (16/4/2021) menutup secara resmi Webinar Nasional
Ticket To Life (Webinar Nasional TTL) secara daring. Kegiatan Webinar Nasional
TTL dilaksanakan selama 4 (empat) hari, yaitu mulai tanggal 13 s.d 16 April
2021, diikuti 105 peserta dari Kwarda seluruh Indonesia.
Kegiatan
Webinar Nasional TTL yang berlangsung selama empat hari itu diisi dengan
paparan dan diskusi dengan menghadirkan beberapa narasumber dari Kementerian
Sosial RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Gerakan
Pramuka, dan APR Regional. Para peserta telah merumuskan rekomendasi kepada
Kwarnas Gerakan Pramuka dan APR Regional untuk dapat ditindaklanjuti.
Selanjutnya para peserta juga diminta untuk membuat Rencana Tindak Lanjut (RTL)
kegiatan Ticket To Life di daerahnya masing-masing.
Sekjen Kwarnas
menyampaikan ucapan terima kasih kepada para narasumber, yaitu dari APR
Regional, Kementerian Sosial RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak RI, dan Gerakan Pramuka. Terima kasih pula kepada staf
pendukung dan seluruh peserta Webinar Nasional TTL yang secara aktif dan
produktif, sehingga Webinar ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Program Ticket
To Life ini merupakan bagian kepedulian Gerakan Pramuka untuk membantu
anak-anak jalanan yang sudah berjalan di 7 (tujuh) Nasional Scout Organization,
yaitu Banglades, India, Nepal, Filipina, Paksitan, Thailand dan Indonesia,
jelas Kak Bachtiar.
Program Ticket
To Life dari APR/WOSM ini tentu akan sangat membantu generasi muda yang
kurang mampu dari segi finansial, anak-anak yang hidup dijalanan dengan kondisi
yang sangat memperihatinkan terutama pendidikan yang rendah, bahkan pembinaan
mental, iman dan taqwanhya sangat kurang. Oleh karena itu melalui program TTL
yang dilakukan gugusdepan/pangkalan khusus, mereka dibina kearah yang lebih
baik menuju generasi muda yang unggul, harap Kak Bachtiar
“Dengan adanya
program TTL yang mendapat dukungan dari APR Regional/WOSM diharapkan seluruh
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka di tanah air dapat mewujudkan dan menjalankan
program serupa dengan baik”. Ungkap kak Bachtiar
Selama ini
kegiatan TTL sudah berjalan di Kwarda Jawa Barat dan DKI Jakarta, kedepannya
diharapkan dapat menyusul Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengan dan Kwarda
Jawa Timur serta kota-kota lainnya.
“Saya yakin program
TTL menjadi program skala prioritas bukan hanya sekedar menjalankan kegiatan
asal-asalan dengan road mapnya benar-benar harus diperhatikan secara serius”,
harap Kak Bachtiar sekaligus mendelegasikan Abdimas untuk segera memetakan mana
daerah-daerah yang banyak anak jalanan, sekaligus membuat standar operasional
(SOP), mekanisme dan sistemnya.
Kak Bachtiar
mengingatkan bahwa program TTL bukan hanya program Pramuka dan terus terang
Pramuka tak mampu memegang beban itu karena keterbatasan finansial. Oleh karena
itu perlu mengembangkan parthership, sinergitas dan kolaborasi dengan
stakeholder terkait, misalnya Kementerian Sosial RI, Kementerian PPPA RI,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, pemerintah daerah
(Gubernur/Bupati/walikota), civitas akademika, perusahaan swasta melalui CSR,
tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh budaya, dan lain sebagainya.
“Jadi program
TTL ini bukan sekedar program lewat saja, tapi tentu kita harus kerja the best
and excellent untuk membina anak bangsa kearah yang lebih baik menuju generasi
muda yang unggul”, Pungkas kak Bachtiar.
Turut hadir dalam acara penutupan Webinar Nasional TTL diantaranya Kak Ahmad Rusdi, Waka Kwarnas/Ketua Komisi Kerjasama Luar Negeri, para andalan nasional (Annas), yaitu Kak Saul RJ Saleky selaku Workshop Director, Kak Laiyin Nento, Kak Brata, Kak Rio Ashadi dan dari APR Regional: JR. Pangilinan, Syd Castillo, Ms. Arjay F Cameros, dan Aaron Lopez serta staf Kwarnas. (SD)
Sumber : https://pramuka.id/sekjen-kwarnas-yakin-program-ticket-to-life-menjadi-program-skala-prioritas/
KEGIATAN PRAMUKA - Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
1. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK) merupakan salah satu kegiatan kepramukaan yang memberikan bekal peserta didik dalam hal pengalaman :
- Kewajiban diri untuk mengamalkan kode kehoramatan pramuka
- Kepeduliannya terhadap masyarakat/orang lain
- Kepeduliannya terhadap usaha meningkatkan citra Gerakan Pramuka di masyarakat
2. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan merupakan seperangkat ketrampilan dan pengetahuan kesehatan yang praktis dalam memberikan bantuan pertama kepada orang lain yang sedang mengalami musibah, antara lain pada pasien yang :
- Berhenti bernafas
- Pendarahan parah
- Shok
- Patah tulang
P3K patah tulang
- Tanda-tanda patah tulang
- Penderita tidak dapat menggerakkan bagian yang luka
- Bentuk bagian yang terkena tampak tidak normal
- Ada rasa nyeri kalau digerakkan
- Kulit tidak terasa kalau disentuh
- Pembengkakkan dan warna biru di sekitar kulit yang luka
- Pada umumnya patah tulang tidak pernah sebagai kasus darurat yang membutuhkan pertolongan segera, kecuali demi penyelamatan jiwa korban. Sebaiknya jangan menggerakkan atau mengganggu penderita, tunggu saja sampai dokter atau ambulans datang.
- Kalau korban harus dipindahkan dari tempat yang membahayakan, pindahkan korban dengan cara menarik tungkai atau ketiaknya, sedang tarikannya harus searah dengan sumbu panjang badan
- Kemudian lakukan memeriksa apakah ada luka-luka lainnya :
- hentikan pendarahan serius yang terjadi
- usahakan korban terhindar dari hambatan pernapasan
- upayakan lalu lintas udara tetap lancer
- jika diperlukan buatlah nafas buatan
- jangan meletakkan bantal di bawah kepala, tapi letakkanlah di kiri kanan kepala untuk menjaga agar leher tidak bergerak
- Kalau bantuan medis terlambat, sedang penderita harus diangkat, jangan mencoba memperbaiki letak tulang.
- Pasanglah selalu pembelat (bidai) sebelum menggerakkan atau mengangkat penderita.
KEPRAMUKAAN MEMBENTUK JATI DIRI ANAK DIDIK PEMASYARAKATAN
KEPRAMUKAAN MEMBENTUK JATI DIRI ANAK DIDIK PEMASYARAKATAN
PEMBERIAN ARAHAN DARI KEPALA LPKA KELAS II PALANGKA RAYA
LPKA PALANGKA RAYA BAGIKAN MULTIVITAMIN
JAGA IMUNITAS PEGAWAI DAN ANAK DIDIK
Palangka Raya (19/01/21) - Pergantian Musim yang
saat ini terjadi di kota Palangka Raya menyebabkan cuaca semakin ekstrim, hal
ini dapat mengakibatkan menurunnya imunitas tubuh Pegawai dan Anak Didik
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya.
Antisipasi hal tersebut, Ngadi (Kepala LPKA),
Syahbudinoor (Kasi Pembinaan) dan Mujita (Kasubsi Perawatan) membagikan
multivitamin dalam pemenuhan nutrisi guna meningkatkan daya tahan tubuh bagi
Pegawai dan Anak Didik (LPKA).
Dalam setiap kesempatan Ngadi (Kepala LPKA)
menghimbau kepada seluruh Pegawai dan Anak Didik (LPKA) agar selalu menjaga
kesehatan dalam kondisi pandemi dan cuaca ekstrim ini .
"Kita harus selalu berolah raga pada saat cuaca ekstrim guna meningkatkan daya tahan tubuh agar tetap sehat dan tidak lupa untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kontak fisik selama pandemi Covid-19"ucap Ngadi.
KEGIATAN PRAMUKA NEW NORMAL 2021
Anak Didik
Pemasyarakatan (Andikpas) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II
Palangka Raya, pada sore ini Senin (18/01) melaksanakan kegiatan pramuka yang
dibina oleh Ketua Pinsaka Satuan Karya Widya Budaya Bakti Pangkalan Balai
pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD
DIKMAS) Kalimantan Tengah.
Kegiatan tersebut dipantau langsung Oleh Kepala
LPKA (Ngadi), didampingi Kasi Pembinaan (Syahbudinoor) dan Kasubsi Pendidikan
dan Bimkemas (Bobby Rahmadi). Bertempat di Halaman dalam LPKA Kelas II Palangka
Raya secara aktif diikuti oleh seluruh Andikpas. Tanpa melupakan protokol
kesehatan, mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Sempat terhenti beberapa bulan, Kegiatan Pramuka
mulai aktif kembali pada awal tahun 2021 ini. Mengingat pembinaan terhadap
andikpas merupakan salah satu hak yang wajib dijalankan, serta Pramuka
merupakan salah satu kegiatan yang banyak memberi manfaat pada andikpas, baik
secara individu maupun kelompok.
Didalam kegiatan pramuka andikpas diberikan
pembelajaran mengenai pentingnya menanamkan sikap disiplin, bertanggung jawab,
menjadi pribadi yang tangguh dan dapat dipercaya, secara kelompok andikpas
diberikan pembelajaran mengenai pentingnya sikap saling menghormati, saling membantu,
dan saling melindungi.
Kepala LPKA menyatakan bahwa pramuka mempunyai
banyak manfaat bagi andikpas, "Pramuka merupakan salah satu kegiatan yang
memberikan pendidikan karakter guna memperbaiki sikap andikpas, baik secara
pribadi maupun sosial. Meningkatkan cinta tanah air dan sikap bela negara"
ucap Ngadi.
Andikpas LPKA Palangka Raya ikuti kegiatan Pramuka
Andikpas LPKA Palangka Raya ikuti kegiatan Pramuka
Humas Kalteng 18 Januari 2021
Palangka Raya - Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas)
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya, pada sore ini
melaksanakan kegiatan pramuka yang dibina oleh Ketua Pinsaka Satuan Karya Widya
Budaya Bakti Pangkalan Balai pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan
Pendidikan Masyarakat (BP PAUD DIKMAS) Kalimantan Tengah, Senin,
18/01/2021.
Kegiatan tersebut dipantau langsung Oleh Kepala LPKA (Ngadi), didampingi Kasi Pembinaan (Syahbudinoor) dan Kasubsi Pendidikan dan Bimkemas (Bobby Rahmadi). Bertempat di Halaman dalam LPKA Kelas II Palangka Raya secara aktif diikuti oleh seluruh Andikpas. Tanpa melupakan protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Sempat terhenti beberapa bulan, Kegiatan Pramuka mulai aktif kembali pada awal tahun 2021 ini. Mengingat pembinaan terhadap andikpas merupakan salah satu hak yang wajib dijalankan, serta Pramuka merupakan salah satu kegiatan yang banyak memberi manfaat pada andikpas, baik secara individu maupun kelompok.
Didalam kegiatan pramuka andikpas diberikan pembelajaran mengenai pentingnya menanamkan sikap disiplin, bertanggung jawab, menjadi pribadi yang tangguh dan dapat dipercaya, secara kelompok andikpas diberikan pembelajaran mengenai pentingnya sikap saling menghormati, saling membantu, dan saling melindungi.
Kepala LPKA menyatakan bahwa pramuka mempunyai banyak manfaat bagi andikpas, "Pramuka merupakan salah satu kegiatan yang memberikan pendidikan karakter guna memperbaiki sikap andikpas, baik secara pribadi maupun sosial, Meningkatkan cinta tanah air dan sikap bela negara" ucap Ngadi, (Red-dok, Humas Kalteng, Januari 2021).
Foto Dokumentasi :
KEGIATAN KEPRAMUKAAN BERSAMA KASI PEMBINAAN LPKA KELAS II PALANGKARAYA
Anak Didik LPKA Kelas
II Palangkaraya mengikuti kegiatan kepramukaan yang dipimpin langsung oleh Kasi
Pembinaan LPKA Kelas II Palangkaraya, dengan Pembina Kegiatan Kepramukaan dari
Staf Pembinaan dan Regu Pengawasan LPKA Kelas II Palangkaraya. Rabu 13/01/2021.
UPACARA BENDERA
Palangka Raya - Lembaga
Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya melaksanakan kegiatan
upacara bendera di halaman Kantor Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II
Palangka Raya Senin (11/21).
Kegiatan ini diikuti oleh pegawai dan anak didik
Pemasyarakatan LPKA Kelas II Palangka Raya pada pukul 07.30 Wib-Selesai.
Kepala LPKA Kelas II Plangka Raya (Ngadi),
menyampaikan agar "anak didik pemasyarakatan terus mengikuti pembinaan
yang ada di LPKA Kelas II Palangka Raya, dan saya harapkan pembinaan yang ada
di LPKA tetap dijalankan di tahun 2021 ini dan ditingkatkan lagi, bagi para
pegawai agar terus tetap bekerja lebih giat dan disiplin, serta tidak lupa juga
agar lingkungan kita tetap bersih kita harus tetap menjaga kebersihan itu
secara bersama-sama" tuturnya.